Program Tantri

Ketika Diam Menjadi Pilihan Terakhir: Mengapa Remaja Kita Takut Mencari Bantuan?

Beberapa waktu terakhir adanya kasus jenazah bayi di Bali yang mengundang perhatian publik karena melibatkan remaja. Fakta ini menjadi refleksi bagi kita semua bahwa di balik sebuah peristiwa yang mengundang perhatian publik, sering kali terdapat lapisan kerentanan yang jauh lebih kompleks. Peristiwa seperti ini tidak dapat dilihat semata-mata sebagai tindakan individu, melainkan sebagai cerminan dari […]

Ketika Diam Menjadi Pilihan Terakhir: Mengapa Remaja Kita Takut Mencari Bantuan? Read More »

Mendengar Tanpa Menghakimi, Layaknya Tanah yang Menerima Hujan Tanpa Memilih

“Dari hal sederhana itu, saya mulai memahami arti komitmen. Bahwa ruang aman tidak hadir begitu saja. Ia diciptakan, dirawat, dan dijaga bersama.” Refleksi oleh: Ni Putu Karlina Dewi “Bisakah kita tetap memberi walau tak suci? Bisakah terus mengobati walau membiru?” — Hindia & Rara Sekar, “Membasuh” Ketika jari ini gundah hendak menggores, menulis, atau sekadar

Mendengar Tanpa Menghakimi, Layaknya Tanah yang Menerima Hujan Tanpa Memilih Read More »

Mendengarkan Bu Darmi: Suara-Suara Sunyi Perempuan Bali

Refleksi oleh: Komang Ari, Tim Program Tantri PKBI Daerah Bali “Kututurkan sebuah cerita Kisah sedih yang jadi biasa Karena kita menutup mata” Apa yang terlintas ketika pertama kali mendengar lagu ‘Bu Darmi’ milik grup musik kawakan asal Bali, Nosstress? Lagu yang dirilis 2021 silam ini berdurasi kurang dari enam menit. Meski demikian, setiap liriknya seolah

Mendengarkan Bu Darmi: Suara-Suara Sunyi Perempuan Bali Read More »

Scroll to Top