Buletin Edisi Kedua 2026

Kolaborasi selalu meninggalkan jejak. Terkadang jejak itu hadir dalam langkah-langkah kecil yang nyaris tak terlihat, terkadang mampu mengubah cara sebuah komunitas melindungi warganya. Dalam newsletter edisi kedua tahun 2026 ini, kami mengangkat kisah dari para mitra yang berjalan bersama PKBI Daerah Bali. Melalui sudut pandang mereka, kita diingatkan pada satu hal yang selalu kami yakini: perubahan tidak pernah lahir dari perjuangan seorang diri.

Di Bali, adat bukan sekadar tradisi yang diwariskan turun-temurun. Adat adalah denyut kehidupan masyarakat—cara komunitas mengatur, melindungi, dan saling menjaga satu sama lain. Kolaborasi PKBI Daerah Bali bersama Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali menunjukkan bagaimana lembaga adat dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah kekerasan seksual dan perkawinan anak. Kolaborasi ini membuktikan bahwa kearifan lokal dan upaya perlindungan modern bukanlah dua jalan yang berbeda, melainkan saling menguatkan untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Semangat yang sama juga hadir melalui Program Sekolah AMAN PKBI Daerah Bali. Berangkat dari keyakinan sederhana namun mendasar bahwa setiap anak berhak belajar di lingkungan yang aman, bebas dari kekerasan, serta memperoleh dukungan bagi kesehatan mentalnya. Bersama berbagai mitra, upaya tersebut terus diperkuat melalui pengembangan Sistem SIAP di Kabupaten Buleleng—sebuah langkah untuk membangun sistem perlindungan peserta didik yang lebih terintegrasi, responsif, dan mampu menghubungkan sekolah dengan berbagai layanan pendukung ketika dibutuhkan.

Di saat yang sama, inklusivitas tetap menjadi nilai yang kami pegang dalam setiap langkah. Bagi anak dan remaja penyandang disabilitas, akses terhadap informasi dan pendidikan kesehatan seksual serta reproduksi bukanlah sebuah keistimewaan, melainkan hak yang harus dipenuhi. Bersama para mitra yang memiliki keyakinan yang sama, kami terus berupaya memastikan tidak ada satu pun anak muda yang tertinggal. Dalam edisi ini, kami juga mengajak pembaca mengenal kisah seorang bidan di Tabanan yang setiap hari menghadirkan semangat tersebut melalui pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat.

Saat menatap masa depan, kami juga memilih untuk menoleh ke belakang. Percakapan bersama salah satu relawan senior PKBI Daerah Bali membawa kami kembali pada awal mula gerakan ini tumbuh—lahir dari kepedulian terhadap masyarakat dan nilai-nilai kemanusiaan yang telah menjadi fondasinya selama puluhan tahun. Sebuah pengingat bahwa sejarah bukanlah sesuatu yang telah selesai, melainkan warisan yang terus kita lanjutkan bersama, selamat membaca.

Scroll to Top